Promotion

HSK 1

频率、重复副词:常、常常、再

pín lǜ 、 chóng fù fù cí : cháng 、 cháng cháng 、 zài

Kata keterangan frekuensi dan pengulangan: 常、常常、再

Penjelasan

Kata keterangan (副词 - kata yang berada di depan kata kerja/kata sifat untuk menambahkan makna waktu, tingkat, frekuensi, dan sebagainya) di sini meliputi 常, 常常, 再 yang menyatakan frekuensi dan pengulangan tindakan.

Struktur

Subjek (orang atau benda yang melakukan, berada di awal kalimat) + 常/常常/再 + Kata kerja. - 常 (cháng) dan 常常 (chángcháng): sama-sama berarti "sering", menyatakan hal yang berulang-ulang. 常常 lebih menekankan dan lebih wajar dalam percakapan; 常 lebih ringkas dan cenderung bernuansa tulisan. Keduanya diletakkan SEBELUM kata kerja. - 再 (zài): "lagi, sekali lagi", menyatakan tindakan yang berulang, tetapi biasanya di MASA DEPAN (hal yang belum terjadi), misalnya 明天再去 (besok pergi lagi).

Kapan dipakai

常/常常 untuk kebiasaan dan hal yang sering terjadi; 再 dipakai ketika berencana mengulang suatu hal nanti.

Perbedaan

再 (zài) berbeda dengan 又 (yòu). 再 untuk pengulangan yang BELUM terjadi (masa depan); 又 (yòu - "lagi") untuk pengulangan yang SUDAH terjadi (masa lalu). Di HSK 1 cukup ingat bahwa 再 mengarah ke masa depan.

Kesalahan umum

memakai 再 untuk menceritakan kebiasaan masa lalu (salah), atau menaruh kata keterangan setelah kata kerja (salah: 他去常). Kata keterangan selalu berada sebelum kata kerja.

Contoh

他常去饭店吃饭。
tāchángqùfàndiànchīfàn。

He often goes to a restaurant to eat.

她常常不吃早饭。
tāchángchángbùchīzǎofàn。

She frequently skips breakfast.

今天的电影太好看了,我们明天再去看吧。
jīntiāndediànyǐngtàihǎokànle,wǒmenmíngtiānzàiqùkànba。

Today's movie was so good; let's go watch it again tomorrow.

Latihan

Uji pemahamanmu lewat soal pilihan ganda

Cara efektif mempelajari “频率、重复副词:常、常常、再”

Pola tata bahasa “频率、重复副词:常、常常、再” (Kata keterangan frekuensi dan pengulangan: 常、常常、再) adalah salah satu struktur penting di level HSK 1. Agar bisa menggunakannya dengan lancar, kamu perlu memahami konteks pemakaiannya dan rutin berlatih.

Tips belajar: bacalah contoh dengan suara keras berkali-kali agar terbentuk refleks alami. Setelah itu, coba buat kalimat sendiri sesuai situasimu. Gunakan tombol audio untuk mendengarkan dan melatih pelafalan yang tepat.

Kamu juga bisa membuka pelajaran lengkap “” untuk memahami tata bahasa dan kosakata terkait lebih dalam.

Pertanyaan yang sering diajukan