HSK 2
动量词:遍、次、场、回、下
dòng liàng cí : biàn 、 cì 、 chǎng 、 huí 、 xià
Kata penggolong kata kerja (kata penggolong untuk jumlah kali): 遍、次、场、回、下
Penjelasan
Ini adalah kata penggolong kata kerja, yaitu kata penggolong (kata satuan hitung, seperti "buah, ekor, helai" dalam bahasa Indonesia) khusus untuk menghitung BERAPA KALI suatu tindakan dilakukan. Kata ini selalu berada sesudah kata kerja untuk menunjukkan tindakan itu diulang berapa kali.
Kata kerja + Bilangan + kata penggolong kata kerja (+ Objek) — objek adalah sasaran tindakan. Contoh 看两遍 kàn liǎng biàn (menonton dua kali), 去一次 qù yí cì (pergi satu kali).
saat ingin menyatakan suatu tindakan terjadi berapa kali. 遍 (biàn) menekankan melihat/membaca/melakukan secara UTUH dari awal sampai akhir; 次 (cì) menghitung jumlah kali secara umum; 场 (chǎng) dipakai untuk kejadian yang berlangsung satu "babak" seperti menangis, hujan, sakit (哭一场 kū yì chǎng); 回 (huí) artinya hampir sama dengan 次 tetapi lebih bernuansa percakapan; 下(儿) (xià) menunjukkan tindakan singkat, cepat, dilakukan sekali dengan ringan (打一下儿 dǎ yí xiàr).
次 hanya menghitung jumlah kali, sedangkan 遍 menekankan seluruh proses dari awal sampai akhir — "membaca 3 次" hanya berarti membaca tiga kali, sedangkan "membaca 3 遍" berarti membaca seluruh bacaan sampai tamat sebanyak tiga putaran.
pelajar sering menaruh kata penggolong kata kerja di posisi SALAH, yaitu sebelum kata kerja, seperti pola "dua kali menonton". Yang benar kata kerja berada di depan: 看两遍. Pola bahasa Indonesia "sudah dua kali saya lihat" tidak boleh ditiru dalam bahasa Mandarin. Jika objeknya berupa benda, kata penggolong kata kerja biasanya diletakkan sebelum objek (看两遍电影).
Contoh
watch twice (all the way through), go once, cry a good cry, come twice, hit once (lightly)
Cara efektif mempelajari “动量词:遍、次、场、回、下”
Pola tata bahasa “动量词:遍、次、场、回、下” (Kata penggolong kata kerja (kata penggolong untuk jumlah kali): 遍、次、场、回、下) adalah salah satu struktur penting di level HSK 2. Agar bisa menggunakannya dengan lancar, kamu perlu memahami konteks pemakaiannya dan rutin berlatih.
Tips belajar: bacalah contoh dengan suara keras berkali-kali agar terbentuk refleks alami. Setelah itu, coba buat kalimat sendiri sesuai situasimu. Gunakan tombol audio untuk mendengarkan dan melatih pelafalan yang tepat.
Kamu juga bisa membuka pelajaran lengkap “” untuk memahami tata bahasa dan kosakata terkait lebih dalam.