Promotion

HSK 4

被动句2:主语+被+动词+其他成分

bèi dòng jù 2 : zhǔ yǔ + bèi + dòng cí + qí tā chéng fèn

Kalimat pasif 2: subjek + 被 + kata kerja + unsur lain

Penjelasan

Ini adalah kalimat 「被」 (bèi) - bentuk kalimat pasif, dipakai ketika subjek (di awal kalimat) adalah pihak yang MENGALAMI tindakan, bukan pelakunya.

Struktur

subjek (orang/benda yang dikenai tindakan) + 被 (bèi) + [pelaku] + kata kerja + unsur lain (seperti 了 le, pelengkap). Bagian pelaku (yang melakukan tindakan) BOLEH dihilangkan, misalnya 灯被关上了 (lampunya dimatikan) tanpa menyebut siapa yang mematikan.

Kapan dipakai

saat kamu ingin menekankan apa yang menimpa subjek, biasanya hal yang tidak diinginkan atau netral; kata kerja setelah 被 biasanya harus disertai unsur lain (了, pelengkap hasil/arah) dan tidak berdiri sendiri. Pembeda: kalimat 「被」 (bèi, pasif) berlawanan dengan kalimat 「把」 (bǎ) — kalimat 「把」 menekankan CARA subjek yang aktif menangani objek, sedangkan kalimat 「被」 menekankan bahwa subjek DIKENAI tindakan. Dalam bahasa Mandarin 被 tidak selalu bermakna buruk seperti "kena" atau "dimarahi" dalam bahasa Indonesia; sering kali netral atau bahkan positif (被请 "diundang"). Mirip dengan awalan di- dalam bahasa Indonesia yang netral (dibuka, diundang), bukan hanya untuk hal buruk.

Kesalahan umum

membiarkan kata kerja berdiri sendiri setelah 被 (被关 alih-alih 被关上了); harus ditambah unsur pelengkap. Jangan juga selalu menerjemahkan 被 menjadi "kena" yang bernuansa negatif; sesuai konteks, bisa berarti "di-" atau "mendapat".

Contoh

王老师被请去开会了。
wánglǎoshībèiqǐngqùkāihuìle。

Teacher Wang was invited to go to a meeting.

教室的灯早就被关上了。
jiàoshìdedēngzǎojiùbèiguānshàngle。

The classroom lights were turned off long ago.

那张画儿被买走了。
nàzhānghuàrbèimǎizǒule。

That painting has already been bought and taken away.

Latihan

Uji pemahamanmu lewat soal pilihan ganda

Cara efektif mempelajari “被动句2:主语+被+动词+其他成分”

Pola tata bahasa “被动句2:主语+被+动词+其他成分” (Kalimat pasif 2: subjek + 被 + kata kerja + unsur lain) adalah salah satu struktur penting di level HSK 4. Agar bisa menggunakannya dengan lancar, kamu perlu memahami konteks pemakaiannya dan rutin berlatih.

Tips belajar: bacalah contoh dengan suara keras berkali-kali agar terbentuk refleks alami. Setelah itu, coba buat kalimat sendiri sesuai situasimu. Gunakan tombol audio untuk mendengarkan dan melatih pelafalan yang tepat.

Kamu juga bisa membuka pelajaran lengkap “” untuk memahami tata bahasa dan kosakata terkait lebih dalam.

Pertanyaan yang sering diajukan