HSK 4
存现句2
cún xiàn jù 2
Kalimat keberadaan dan kemunculan (tipe 2) - menyatakan muncul dan hilang
Penjelasan
Ini adalah kalimat keberadaan dan kemunculan tipe 2 (存现句) — pola kalimat yang khusus dipakai untuk menyatakan bahwa di suatu tempat ada orang/benda yang MUNCUL (datang, berlari mendekat) atau LENYAP (pergi, terbang, pindah). Ciri terbesarnya: kalimat DIAWALI dengan tempat, bukan dengan orang/benda.
tempat + kata kerja + pelengkap arah/hasil (unsur setelah kata kerja yang menunjukkan arah atau hasil) + 了 (le) + frasa jumlah + orang/benda. Contoh muncul: 前边 (di depan) + 开来 (melaju mendekat) + 一辆车 (sebuah mobil). Contoh lenyap: 我们班里 (di kelas kami) + 转走了 (pindah pergi) + 一个学生 (seorang murid). Pelengkap yang sering muncul: 来 (datang), 出来 (chūlái, keluar) untuk muncul; 走 (zǒu, pergi), 跑 (pǎo, lari pergi) untuk lenyap.
saat memberitahukan adanya atau hilangnya orang/benda di suatu tempat, dan orang/benda itu adalah informasi BARU (karena itu diletakkan di akhir kalimat, biasanya tak tentu — "satu, beberapa").
orang Indonesia sering menaruh orang/benda di awal kalimat karena terbiasa dengan urutan subjek di depan (salah menulis 一辆车开来前边); yang benar tempat berada di awal, orang/benda di akhir. Jangan lupa pelengkap arah 来/走 dan partikel 了, dan ingat 了 di sini bukan sekadar "sudah".
Contoh
A car drives up from ahead.
Yesterday several guests came to my house and brought quite a few gifts.
An old man comes walking from the opposite side.
A teacher comes walking out of the classroom.
A student has transferred away from our class.
A skirt was blown away on the balcony.
Two families have moved away from the courtyard.
The company has transferred away several employees.
Latihan
Uji pemahamanmu lewat soal pilihan ganda
Cara efektif mempelajari “存现句2”
Pola tata bahasa “存现句2” (Kalimat keberadaan dan kemunculan (tipe 2) - menyatakan muncul dan hilang) adalah salah satu struktur penting di level HSK 4. Agar bisa menggunakannya dengan lancar, kamu perlu memahami konteks pemakaiannya dan rutin berlatih.
Tips belajar: bacalah contoh dengan suara keras berkali-kali agar terbentuk refleks alami. Setelah itu, coba buat kalimat sendiri sesuai situasimu. Gunakan tombol audio untuk mendengarkan dan melatih pelafalan yang tepat.
Kamu juga bisa membuka pelajaran lengkap “” untuk memahami tata bahasa dan kosakata terkait lebih dalam.