Promotion

HSK 5

频率、重复副词:偶尔、再次

pín lǜ 、 chóng fù fù cí : ǒu ěr 、 zài cì

Kata keterangan frekuensi dan pengulangan: 偶尔 dan 再次

Penjelasan

Kedua kata ini sama-sama kata keterangan (kata yang menerangkan kata kerja atau kata sifat) yang berkaitan dengan frekuensi, tetapi maknanya berlawanan: 偶尔 (ǒu'ěr) berarti 'sesekali, jarang' — hal yang terjadi tidak sering; sedangkan 再次 (zàicì) berarti 'sekali lagi' — menekankan pengulangan.

Struktur

偶尔 + kata kerja (sesekali melakukan sesuatu); 再次 + kata kerja (melakukan sesuatu lagi satu kali), biasanya dengan 发生 (fāshēng: terjadi), 提醒 (tíxǐng: mengingatkan), 见面 (jiànmiàn: bertemu).

Kapan dipakai

Pakai 偶尔 bila tindakan terjadi secara terputus-putus dan tidak teratur (lawan dari 经常 jīngcháng: sering). Pakai 再次 bila sesuatu terulang; 再次 lebih resmi daripada 又 (yòu) atau 再 (zài), dan sering muncul dalam bahasa tulis (ragam buku, dokumen).

Perbedaan

偶尔 berbicara tentang tingkat kejarangan; 再次 berbicara tentang pengulangan. Jangan tertukar: 'sesekali berulang' ≠ 'sekali lagi'. Perhatikan pula bahwa 再次 bukan berarti "sudah" melakukan lagi; ia hanya menunjukkan pengulangan yang akan atau telah terjadi, sesuai konteks.

Kesalahan umum

pembelajar sering memakai 偶尔 untuk hal yang hanya terjadi satu kali (salah — 偶尔 harus berupa hal yang berulang secara terputus-putus). Selain itu, 再次 biasanya berada di depan kata kerja dua suku kata yang resmi; jangan dipasangkan dengan kata kerja lisan yang pendek seperti 再次去 yang terdengar janggal, lebih baik 再去 (zài qù).

Contoh

他不常请假,只是偶尔迟到一次。
tābùchángqǐngjià,zhǐshìǒuěrchídàoyícì。

He does not often take leave; he is just occasionally late once in a while.

我们决不让类似的事情再次发生。
wǒmenjuébúrànglèishìdeshìqingzàicìfāshēng。

We will never let a similar thing happen again.

Latihan

Uji pemahamanmu lewat soal pilihan ganda

Cara efektif mempelajari “频率、重复副词:偶尔、再次”

Pola tata bahasa “频率、重复副词:偶尔、再次” (Kata keterangan frekuensi dan pengulangan: 偶尔 dan 再次) adalah salah satu struktur penting di level HSK 5. Agar bisa menggunakannya dengan lancar, kamu perlu memahami konteks pemakaiannya dan rutin berlatih.

Tips belajar: bacalah contoh dengan suara keras berkali-kali agar terbentuk refleks alami. Setelah itu, coba buat kalimat sendiri sesuai situasimu. Gunakan tombol audio untuk mendengarkan dan melatih pelafalan yang tepat.

Kamu juga bisa membuka pelajaran lengkap “” untuk memahami tata bahasa dan kosakata terkait lebih dalam.

Pertanyaan yang sering diajukan